Thursday, 20 September 2018

Bagimu, Aku Orang yang Sama Tetapi di Dalam Sini, Aku Serpihan tak Bernyawa

Semenjak ibuku kehilangan suaranya, separuh hatiku remuk. Seolah sebagian duniaku runtuh ke dalam lubang hitam. Tak bertuan. Napas terakhirnya membuat sebagian sisanya jatuh terbanting hingga berkeping. Rupa akhirnya hanya serpihan-serpihan tak bernyawa, tak memiliki rasa. Bahkan ketika air mataku menguras dirinya sendiri, aku hanya bisa merasakan sesak. Aku tidak merasakan kehilangan. Hanya penyesalan.

Berbagai pertanyaan bergelayutan, "apakah aku yang membunuhnya? Apakah aku yang membuatnya meminta kematiannya? Apakah aku yang membuatnya menyesali keberadaannya?"

Ambisiku memudar seketika. Cita-citaku menyublim bersama idealisme-idealisme yang kubangun untuk membuatnya bangga. Sisa idealisme yang separuhnya telah menyublim sebelas tahun lalu setelah kehilangan bapak.

Aku masih sama. Masih menikmati dunia, masih bercanda, masih bisa membuatmu tertawa. Di luar. Di luarnya saja. Di dalamnya, aku serpihan tak bernyawa. Tak memiliki rasa. Semuanya hampa. Aku tidak berharap apa-apa lagi tentang dunia. Kubiarkan saja langkahku seadanya.

Aku hanya berharap, doaku sampai pada mereka. Itu saja.

2 comments:

  1. Karna Di SEKOPPoker Sedang ada HOT PROMO loh!
    Bonus Deposit Member Baru 80,000
    Bonus Deposit Weekend 50,000
    Bonus Referral 20% (berlaku untuk selamanya
    Rollingan Mingguan 0.3% (setiap hari Kamis)
    Daftar sekarang juga hanya di Sekop88poker.com
    sekop poker
    sekop 88
    poker 88
    poker 88 domino
    deposit via pulsa
    uang asli indonesia
    daily gift
    weekend gift
    bonus jackpot x3

    ReplyDelete